Wednesday, May 9, 2012

Kenali Dirimu Dari Caramu Menatap Orang Lain

Akhina Waukhtina Fillah.
Kita semua pasti sering menghadapi apa itu perbedaan, entah itu perbedaan pandangan, perbedaan pendapat, atau pun perbedaan keyakinan.

Lihat diri sendiri sebelum menilai orang lain.

critic
Sumber gambar : google.blogspot
Sebelum kita menilai atau merendahkan orang lain, maka sebaiknya kita menilai diri sendiri dahulu. Sudahkah apa yang kita lakukan ini lebih baik dari mereka, pantaskah kita ini merendahkan orang lain. Dan terkadang justru kita lah yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka. Untuk itu sebelum kita understimate pada orang lain, lihat dulu pada diri kita sendiri. Karena bila kita mengetahui mereka yang telah kita rendahkan ternyata lebih baik dari kita, maka kita sendiri lah yang akan menjadi malu. 
Karenanya, janganlah understimate pada orang lain, karena mereka bisa saja lebih baik dari kita, dan itu hanya akan membuat kita lemah menghadapi perbedaan. Jangan pernah meremehkan sesuatu, karena nantinya sesuatu tersebut akan menjadi besar karena kita tidak menanggapinya dengan serius. Ini seperti meremehkan orang lain yang berbeda dengan kita, tentu kita akan merasa lebih baik dari mereka sehingga apa yang kita lakukan tidak sebaik dari biasanya. Tetapi sebaliknya, orang lain yang kita remehkan tadi malah akan melakukan sesuatu dengan yang sebaik-baiknya karena merasa kalau mereka belum baik. Sehingga bisa jadi apa yang mereka lakukan jauh lebih baik dari apa yang kita lakukan.

Kenali Dirimu Dari Caramu Menatap Orang Lain


Manusia adalah makhluk Allah 'azza wajalla yang paling sempurna. Allah  memberikan anugerah baik akal, budi, maupun nafsu. Manusia juga merupakan makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Sebagai individu, manusia akan menentukan sikap dan cara pandangnya sendiri. Tetapi manusia juga butuh orang lain. Tidak mungkin manusia hidup sendiri. Manusia butuh manusia lain dalam berinteraksi dan menyusuri jalan kehidupan.

Manusia juga Merupakan insan yang Unik!
setiap manusia mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dan mempunyai kebutuhan dan tuntutan hidup yang berbeda-beda.
Ada Kalanya kita melihat orang lain bahagia sontak langsung saja iri ingin mersakan kebahagiaan yg orang lain miliki. Ada kalanya juga ketika melihat orang lain bahagia dia ikut bahagia...
Mereka yg memiliki kelebihan dari sisi material haruslah kita jadikan tolak ukur untuk kita bersemangat untuk menggali bagaimana cara mereka mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan yang mereka capai bukan hanya iri, hasad dan dengki saja terhadap mereka....
Mereka yg pintar rajin beribadah dan tenar akan dakwah mereka bukan kita tutupi jalan dakwah mereka dan kita jauihi dengan alasan Malu untuk menemui mereka, Tanyakan kepada mereka dan belajarlah pada mereka bagaimana mereka dapat mendapatkan kesuksesan dan bagaiman mereka dapat mendekatkan diri mereka terhdap tuhan Allah 'azza wajalla.
Barang siapa yang menempuh satu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan mempermudah jalannya menuju surga. (HR.Muslim)
Manusia Merupakan insan yang Unik!

Ya,! manusia adalah makhluk unik. Lihat saja di sekeliling kita. Ada orang yang jago bicara, ada orang yang jago menulis, ada orang yang sangat teliti. Ada yang jago bertani, ada yang jago berdagang. Masing-masing hadir dengan keunikan yang khas.

Oleh karena itu, kesempatan hidup yang dianugerahkan Allah 'Azza Wajalla haruslah dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hidup kita janganlah disia-siakan. Hidup adalah anugerah dari Yang Mahakuasa, dan haruslah dijaga, dipupuk, dipelihara, dan terus dikembangkan. Semua itu dilakukan agar hidup kita memberi manfaat dan nilai tambah bagi sesama dan alam semesta.

Agar bermanfaat dan memberi nilai tambah bagi sesama dan alam semesta, maka setiap manusia harus mampu melihat dan berkaca akan dirinya. Manusia harus mampu melihat dirinya dari sisi positif. Ya, melihat dari sisi positif akan menjadikan manusia terus berkembang, berbenah, dan berubah ke arah yang lebih baik.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Indahnya Berbagi.. Powered by Blogger